Babinsa Sambas Lakukan Pendampingan Ketahanan Ekonomi Keluarga Desa Binaan

Babinsa Sambas Laksanakan Pendampingan Keperluan Peningkatan Ketahanan Ekonomi Keluarga Desa Binaan (TANHANANEWS/EP)
Waktu Baca : 2 minutes

TANHANANEWS.COM, Jakarta — Ketahanan Ekonomi Keluarga adalah benteng pertahanan bangsa Indonesia yang kokoh khususnya dalam menghadapi berbagai tuntutan kebutuhan ekonomi keluarga. Orang tua, selain mencari nafkah diharapkan juga mampu membentuk ketahanan ekonomi bagi keluarganya.

Demikian disampaikan Babinsa 01/Sambas Koptu Romasri saat melaksanakan Kegiatan Keperluan Ekonomi dan Peningkatan Kemampuan Dalam Keluarga, bertempat di kediaman Rasdi warga RT 13/RW 06 Dusun Salwa, Desa Beringing, Kecamanatan Sajad, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Rabu (2/6/2021)

Menurut Koptu Romasri ketahanan dan kesejahteraan keluarga adalah kondisi keluarga yang memiliki ketangguhan serta mengandung kemampuan fisik dan materill guna hidup mandiri.

“Mengembangkan diri dan keluarga untuk hidup harmonis dalam meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan lahir batin,” ujarnya.

Ia juga mengatakan terdapat beberapa tujuan dari menjaga ketahanan ekonomi Keluarga yaitu meningkatkan kesejahteraan keluarga, memberikan keteladanan kepada anak misalnya orang tua yang pandai mengatur keuangan keluarga, kemungkinan akan memiliki anak yang pandai mengatur keuangan.

“Ini menjadi bekal pendidikan bagi anak agar menjadi generasi yang bahagia dan sejahtera dan tentunya menjadi pribadi yang mandiri pada masa mendatang,” katanya. 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Beringin Hadi menjelaskan bahwa terdapat 4 langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga ketahanan ekonomi Keluarga menurut Buku Rahasia Menjaga Ketahanan Ekonomi Keluarga (BKKBN) yaitu, Mampu Mengatur Keuangan Keluarga, Memiliki Pola Hidup Sederhana, Memiliki Sumber Penghasilan Tambahan, dan emiliki beberapa aset keluarga. 

“Orang tua harus dapat bekerjasama dengan kompak untuk dapat mengatur keuangan keluarga dengan sebaik-baiknya yaitu dengan saling mengingatkan pentingnya hidup hemat, produktif dan tidak boros,” ucapnya. 

“Bahkan akan lebih baik jika dapat memiliki sumber penghasilan tambahan selain penghasilan utama serta memiliki sarana investasi keluarga,” tambah bapak Hadi.

Di tempat yang berbeda saat di kinfirmasi awak media Danramil 01/Sambas Kodim 1208/Sambas Kapten Inf Sulistiono berharap dapat menjaga keutuhan ekonomi keluarga warga binaan dan untuk saat ini sampai pada masa mendatang.

“Sebagai contoh dari pengaturan keuangan keluarga yang baik yaitu orang tua maupun anggota keluarga dapat mengatur alokasi pengeluaran rumah tangga dengan proporsi maksimal 65% untuk kebutuhan rumah tangga yang besifat rutin dan 35% untuk kebutuhan lainnya,” ujar Danramil.

Sumber : Pendim 1208/Sambas

Editor : Eddy Prasetyo