Serangan Israel di Gaza Memicu Protes Warga Sydney dan Melbourne

236
Warga Palestina mengungsi setelah serangan udara Israel di sebuah gedung, di tengah gencarnya kekerasan Israel-Palestina, di Kota Gaza pada 11 Mei 2021. :Reuters:Mohammed Salem
Waktu Baca : < 1 minute

TANHANANEWS.COM, Jakarta — Konflik di Jalur Gaza dengan serangan udara Israel dan respond militan Hamas dengan menembakkan roket ke Israel, mendapat rekasi dan protes warga di berbagai belahan dunia.

Ribuan warga Sydney dan ratusan di Melbourne melakukan protes terhadap serangan Israel di jalur Gaza di tengah hari-hari konflik yang terjadi antara kedua pihak, Sabtu (15/5/2021) sebagaimana dilansir ANTARA.

Di Sydney, para pemrotes berkumpul di Balai Kota untuk bergerak di jalan-jalan kota, meneriakkan slogan-slogan seperti “Bebaskan, bebaskan Palestina” dan “Bebaskan, bebaskan Gaza”.

Pesawat-pesawat Israel meluncurkan serangan udara di Gaza pada Sabtu dan para militan Hamas di Gaza merespon dengan menembakkan roket ke Israel, saat pertikaian keduanya memasuki malam ke-lima.

“Saya melihat adanya pemberontakan,” kata salah seorang pemrotes di Sydney, Walla Abu-Eid. “Saya melihat bahwa orang-orang tak akan lagi tinggal diam. Orang-orang sudah muak, orang-orang yang merespon terhadap penindasan dan kekerasan berdiri untuk dirinya sendiri.”

Di Melbourne, para pemrotes berkumpul di Perpustakaan Negara Bagian Victoria dan bergerak menuju gedung parlemen, dengan banyak dari mereka membawa poster bertuliskan “Bebaskan Palestina”.

Setidaknya 132 orang telah tewas terbunuh di Gaza sejak Senin, termasuk 32 anak-anak dan 21 perempuan, menurut para pejabat kesehatan Palestina.

Delapan orang telah terbunuh di Israel, termasuk enam warga sipil, dua di antaranya anak-anak, menurut otoritas Israel.

Lihat Juga  Pimpinan Hamas Surati Jokowi Minta RI Galang Dukungan Tekan Israel

Sumber : ANTARA