
TANHANAEWS.COM, Jakarta — Gerai Pertashop di wilayah Kasihan, Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta telah diresmikan pada Sabtu (25/9/2021) yang lalu.
Pemilik Pertashop dengan nomor 4P55102 adalah seorang pengusaha muda, Aprilia (19 tahun). Aprilia memilih membuka bisnis Pertashop dikarenakan yakin dengan pangsa pasar penjualan BBM di lokasi tersebut serta optimis bahwa dengan harga BBM yang dia jual setara dengan harga jual BBM di SPBU.
“Yang paling membuat saya yakin adalah BBM yang saya jual terjamin kualitasnya karena dipasok langsung dengan mobil tangki dari Pertamina,” ujar Aprilia mengutip dari keterangan Pertamina, Rabu (29/9/2021).
Pertashop merupakan lembaga penyalur dengan skala kecil yang resmi dioperasikan oleh Pertamina. Saat ini, bisnis Pertashop tidak hanya hadir di wilayah pedesaan tetapi juga di wilayah perkotaan seperti di wilayah Kasihan, Bantul yang menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) Pertamax.
Area Manager Communication, Relations & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), Brasto Galih Nugroho dalam keterangan persnya menjelaskan bahwa tujuan Pertashop selain untuk menjawab kebutuhan masyarakat untuk bahan bakar yang berkualitas, juga untuk berbagi rantai bisnis ini sebagai peluang pengusaha lokal dan pemerintah desa untuk terjun di industri hilir migas ini.
“Kami telah membuka peluang investasi bagi para pengusaha untuk mengelola SPBU mini atau Pertashop, yang tentu nilai investasinya lebih rendah dan bisnisnya sangat menjanjikan,” kata Brasto.
Lebih jauh, beberapa keunggulan Pertashop antara lain, merupakan produk resmi yang kualitas dan kuantitasnya dijamin Pertamina karena dipasok menggunakan mobil tangki Pertamina. Selain itu, proses pendaftarannya sangat mudah dan dapat diakses pada tautan ptm.id/MitraPertashop dan Call Center 135.
Bagi calon mitra yang berminat, seluruh biaya, informasi dan persyaratan seputar Pertashop dapat diakses melalui kedua platform tersebut.
PERTAMINA | Editor : Eddy Prasetyo





