Dua Pekan PPKM Mikro: Kasus Aktif Covid-19 DKI Jakarta Meningkat

Kasus aktif Covid-19 di Jakarta meningkat selama dua pekan pelaksanaan PPKM mikro 19 April-3 Mei 2021.Ilustrasi (ANTARA FOTO:MUHAMMAD ADIMAJA)
Waktu Baca : 2 minutes

TANHANANEWS.COM, Jakarta — Dua Pekan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro dari 19 April-3 Mei 2021, kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta meningkat.

Kasus aktif merupakan pasien positif Covid-19 yang masih dalam perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri.

Dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (4/5/2021), berdasarkan data yang dihimpun Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, pada 19 April terdapat 6.884 kasus aktif di Ibu Kota. Sementara pada 3 Mei, kasus aktif Covid-19 menjadi 7.020.

Kepala Dinkes DKI Widyastuti mengatakan penanganan Covid-19 masih terkendali meski terjadi kenaikan kasus aktif. Menurutnya, ketersediaan tempat tidur isolasi dan ICU masih cukup. Persentase keterisiannya pun menunjukkan penurunan.

Widyastuti menjelaskan per 18 April jumlah kapasitas tempat tidur isolasi sebanyak 7.087 unit dan terisi 2.691 atau 38 persen. Sedangkan pada 3 Mei jumlah tempat tidur tersedia 6.735 dan terisi 2.385 atau 35 persen dari kapasitas.

Sementara jumlah ketersediaan ICU pada 18 April yakni 1.056 dan terisi 500 pasien atau 47 persen, sedangkan pada 3 Mei jumlah kapasitas ICU ada 1.027 dan terisi 425 atau 41 persen dari kapasitas.

“Masing-masing ada penurunan 3 persen di tempat tidur isolasi dan 6 persen untuk ICU, sehingga bisa dialihkan untuk pasien nonCovid-19,” kata Widyastuti dalam keterangannya, dikutip Selasa (4/5).

Widyastuti mengingatkan masyarakat agar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, terutama saat minggu akhir Ramadan hingga menjelang Idul Fitri 1442 H.

Menurutnya, pada Ramadan kali ini sejumlah kegiatan keagamaan dapat dilakukan di tempat ibadah dengan pembatasan.

“Semoga warga Jakarta tetap mematuhi 3M termasuk menghindari kerumunan dan menghindari mobilisasi sangat penting. Padahal, sebulan yang lalu jumlah yang terpapar kasus positif kurang dari seribu dari jumlah saat ini,” ujarnya.

Hingga kemarin, Senin (3/5), berdasarkan data Pemprov DKI, total kasus positif Covid-19 di Jakrta mencapai 411.157 orang. Dari jumlah itu, 397.349 telah sembuh dan 6.788 orang lainnya meninggal dunia.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk memperpanjang Pemberlakuan PPKM Mikro hingga 17 Mei. DKI Jakarta, adalah satu dari 30 daerah yang menerapkan pembatasan itu.

(Redaksi)