Dua Desa Dapat Terhubung Berkat TMMD ke 110

Foto Istimewa
Waktu Baca : 3 minutes

TANHANANEWS, Jakarta – Memakan waktu perjalanan satu jam lebih akhirnya Kadispenad tiba di lapangan Yayasan Pendidikan Islam Diah Safitri, Jln. Besar Pematang Baru Desa Pematang Kec. NA IX-X Kab. Labura, Sabtu (13/3/2021).

Kedatangan Kadispenad bersama rombongan disambut langsung Dandim 0209/LB, hidupsrul Kurniawan, S.E., M.Tr. (Han), Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan, S.I.K., M.Hz, Wakil Bupati Labura H. Samsul Tanjung, S.T., M.H., Kajari Labuhanbatu, Kumaedi, SHzKasdim 0209/LB, Mayor Arh Muji Santoso, Danramil 07/AKB, Kapten Inf Sudarsono, Dansubdenpom I/1-2 Rantauprapat, Kapten Cpm Hendrik, Kapolsek Na IX-X, AKP Selvi, para Perwira Kodim 0209/LB dan Kades Pematang, P. Munthe serta ratusan warga masyarakat. 

Selanjutya Kadispenad selaku Tim Wasev PJO TMMD 110 menerima paparan Dandim 0209/LB Letkol Inf Asrul Kurniawan terkait pelaksanaan TMMD ke-110 TA 2021.

Dansatgas Letkol Inf Asrul Kurniawan menerangkan, untuk sasaran pada TMMD ke-110 berupa pembukaan badan jalan ukuran 10 x 2.700 m dengan pengerasan jalan 4 m, dimana jalan tersebut menghubungkan 2 (dua) Desa, yaitu Desa Pematang dan Desa Batu Tunggal, dimana sebelumnya jalan tersebut merupakan jalan setapak.
“Dengan pembukaan badan jalan tersebut dapat memperpendek jarak tempuh dan mempermudah jalur pengeluaran hasil pertanian masyarakat khususnya Karet dan Sawit,” jelas Dansatgas.  

Dalam kegiatan TMMD tersebut, Dansatgas menyampaikan sasaran yang perlu dicapai untuk memperlancar arus transportasi darat, meningkatkan pengetahuan masyarakat dan mengningkatkan kemanunggalan TNI dengan masyarakat.

Untuk pelaksanaan Sasaran TMMD yang ke-110 TA 2021 Kodim 0209/LB yaitu Sasaran Fisik Pembukaan badan jalan sepanjang 2.700 meter x 10 meter, Perkerasan badan jalan ukuran 2.700 x 4 meter, Pembuatan gorong-gorong sebanyak 7 unit 1 unit ukuran 1,5 x 1,5 x 10 meter, 4 unit ukuran 1,2 x 1,2 x 10 meter dan 2 unit ukuran 1,2 x 1,2 x 5 meter.Kemudian pembuatan TPT 1 unit Ukuran 2 x 40 meter (sisi kanan dan kiri) pembuatan Tugu TMMD 1 unit. “Untuk sasaran tambahan pembuatan jembatan dan penimbulan jalan trans Desa Pematang,” beber Dansatgas. 

Sedangkan untuk sasaran Non Fisik berupa penyuluhan Bela Negara, penyuluhan Wawasan Kebangsaan penyuluhan Pelayanan Kesehatan penyuluhan Pertanian penyuluhan Pendidikan penyuluhan Hukum dan Kamtibmas penyuluhan Narkoba, penyuluhan Keagamaan, penyuluhan KB Kesehatan, oenyuluhan Perikanan/ Peternakan penyuluhan Lingkungan Hidup dan Kehutanan penyuluhan Kegiatan PKKm. Sosialisasi Pelayanan Publik Dan Kependudukan, ssialisasi terhadap Pencegahan, Penularan Virus Covid-19.

“Ada juga penyuluhan Bahaya Teroris Dan Paham Radikalisme penyuluhan Pelayanan Posyandu/Polwindu, penyuluhan Stunting, osialisasi Penyakit Tidak Menular, penyuluhan Mitigasi Bencana Alam dan osialisasi Pengetahuan dan pengenalan Medsos,” ujar Dansatgas. 

Disepanjang jalan yang telah dibuka lanjut dijelaskan Dansatgas terdapat sungai dengan lebar sekitar 12 m, dimana sungai tersebut tidak termasuk dalam sasaran TMMD. “Namun kita telah membangun jembatan darurat dan telah selesai dibangun serta dapat dilalui oleh masyarakat dan kendaraan roda 4 dengan kapasitas angkut sekitar 4 Ton,” ungkapnya. 

Sementara, Ketua Tim Wasev PJO TMMD 110 Kodim 0209/LB Brigjen TNI Nefra Firdaus mengatakan, pelaksanaan Pengawasan dan Evaluasi ini merupakan satu kepedulian dari pimpinan Angkatan Darat untuk dapat melaksanakan pengawasan pada pelaksanaan TMMD ke-110 TA 2021 Kodim 0209/LB.
“Melihat dari yang telah dilaksanakan saat ini saya optimis dengan hasil yang akan dicapai, diharapkan beberapa hari kedepan tepatnya pada tanggal 31 Maret 2021 yang akan datang seluruh sasaran telah selesai pengerjaannya,” terang Kadispenad. 

“Pelaksanaan TMMD ke-110 ini dapat saya apresiasi sebab sasarannya merupakan masyarakat yang kurang mampu dan para janda dan program ini dilaksanakan untuk mengambil satu nilai lebih yang dapat dilakukan oleh TNI/Polri, kita mengambil satu makna untuk dapat membangun ketahanan wilayah,” tambah Jenderal Bintang Satu yang lama meniti karier di Kopassus. 

Lebih lanjut dikatakannya bahwa Ilmu yang telah diterima supaya dapat ditransfer kepada masyarakat karena selama pelaksanaan TMMD ini sudah hidup bersama dan diharapkan kepada masyarakat kedepannya akan ada yang masuk menjadi Prajurit TNI/Polri. 

“Setelah selesai pelaksanaan TMMD ini diharapkan tidak cukup sampai disini dan semoga program TMMD ini dapat dipantau beberapa tahun kedepan sebab apabila tidak ada tindak lanjutnya berarti ada yang salah di dalam hal ini,” imbuh Brigjen Nefra. 

“Semoga hasil pelaksanaan TMMD ini dapat menghasilkan hasil yang terbaik dan berguna bagi masyarakat dan Pemerintah Kab. Labura, ” harap Kadispenad. 
Selanjutnya kegiatan terserbut, dilaksanakan pembagian Sembako kepada masyarakat kurang mampu yang bertempat tinggal di Desa Pematang Kec. NA IX-X Kab. Labura.Kemudian melakukan peninjauan sasaran fisik pembukaaan jalan sepanjang 2.700 meter di Desa Pematang.

(Redaksi)