Jokowi: Diharapkan Akhir 2022 Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dapat Diujicobakan

158
Presiden Jokowi meninjau pengerjaan konstruksi Tunnel #1 Kereta Cepat Jakarta – Bandung (Sumber- Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)
Waktu Baca : 2 minutes

TANHANANEWS.COM, Jakarta — Usai peninjauan pelaksanaan perdana vaksinasi Gotong Royong di beberapa kawasan industri, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya di Bekasi, Jawa Barat, dengan peninjauan progres pembangunan Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung, Selasa (18/5/2021).

Titik pertama yang ditinjau Kepala Negara adalah Casting Yard #1 yang berada di Kelurahan Wangunharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Lokasi ini merupakan salah satu fasilitas pendukung produksi dan distribusi box girder yang digunakan sebagai penyusun struktur trase proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung.

Selanjutnya, Presiden Jokowi meninjau Tunnel #1 Kereta Cepat Jakarta – Bandung yang berlokasi di Km 5+500 Tol Jakarta – Cikampek, Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi.

Lihat Juga  Kepala Negara Blusukan Ke Apotek di Kota Bogor Cari Obat Penanganan COVID-19

“Siang hari ini saya melihat dan berkunjung untuk melihat progres perkembangan pengerjaan konstruksi Kereta Cepat Jakarta – Bandung. Saya melihat progres sampai hari ini, tadi dilaporkan pada saya telah selesai 73 persen,” ujar Presiden usai peninjauan Tunnel #1, dilansir laman resmi Sekretariat Kabinet RI.

Presiden menargetkan pada awal tahun 2022 pengerjaan proyek ini sudah masuk ke tahap persiapan untuk operasi. “Diharapkan nanti di akhir tahun 2022 Kereta Cepat Jakarta-Bandung sudah bisa diujicobakan dan tentu saja setelah uji coba langsung masuk ke operasi, ke operasional,” ujarnya.

Saat beroperasi nanti, kereta cepat ini diharapkan dapat terintegrasi dengan moda transportasi yang ada di Jakarta, seperti LRT (Light Rail Transit) dan MRT (Mass Rapid Transit).

Lihat Juga  Presiden Jokowi Ucapkan Duka Cita Atas Wafatnya Rachmawati Soekarnoputri

“Sehingga ada sebuah efisiensi waktu (dan) kecepatan. Kita harapkan ini menjadi sebuah daya saing, menjadi competitiveness bagi negara kita untuk bersaing dengan negara-negara lain,” ujar Presiden.

Menutup keterangan persnya, Kepala Negara menekankan pentingnya transfer technology dalam pembangunan kereta cepat ini.

“Kita harapkan SDM-SDM kita mampu menangkap dan mengambil ilmu dari pembangunan Kereta Cepat Jakarta – Bandung. Kita harapkan nanti apabila sudah diputuskan akan diperpanjang sampai ke Surabaya, kesiapan SDM-SDM kita sudah memiliki pengalaman yang Jakarta-Bandung,” tandasnya.

Lihat Juga  Tiba di Papua, Presiden Jokowi Disambut Tarian Selamat Datang

Dalam peninjauan, Presiden tampak didampingi antara lain oleh Duta Besar Republik Tiongkok untuk Indonesia Xiao Qian, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Sumber : Humas Setkab RI