PPM – LVRI: Jadikan Tahun Baru Islam 1448 H Momen Muhasabah Diri dan Hijrah Digital

Ilustrasi Tahun Baru Islam 1448 H / 2026 M - Tanhananews.Com
Waktu Baca : 2 minutes

TANHANANEWS, JAKARTA — Dalam memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H-2026 M, Ketua Kaderisasi dan Keanggotaan (KK) Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) H.M. Agoest Zakaria mengajak seluruh elemen bangsa khususnya generasi muda untuk menjadikan momen muhasabah diri dan hijrah digital.

“Muhasabah merupakan bentuk interospeksi diri, evaluasi dan koreksi atas sikap, ucapan dan perilaku kita dimasa lalu, yang merupakan fondasi hijrah bagi meningkatkan kualitas hidup dimasa mendatang,” kata Agoest Zakaria biasa disapa AZ dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 16 Juni 2026.

Menurut AZ dalam Islam muhasabah menjadi faktor penting, mengingat kita selaku hamba Allah SWT dituntut untuk jujur menyangkut hubungan kepada Allah SWT dan hubungan kepada sesama makhluk ciptaan Allah SWT, agar kita terhindar dari kelalaian, sebagaimana pesan Sayyidina Umar bin Khattab: “Hisablah (evaluasi) diri kalian sebelum kalian dihisab.”

Bahwa peristiwa hijrah yang terjadi pada tahun 622 Masehi, ketika Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya menghadapi tekanan dan penganiayaan yang semakin meningkat dari kaum Quraisy di Mekah. Atas perintah Allah SWT, Nabi Muhammad SAW memutuskan untuk berhijrah ke Yatsrib (yang kemudian dikenal sebagai Madinah). Proses hijrah ini dilakukan secara rahasia dan penuh perencanaan untuk menghindari kejaran kaum Quraisy.

Nabi Muhammad SAW. melakukan hijrah bersama sahabat terdekatnya, Abu Bakar Ash-Shiddiq. Dalam perjalanan yang penuh tantangan ini, mereka bersembunyi di Gua Tsur selama tiga hari untuk menghindari pengejaran kaum Quraisy yang ingin menggagalkan hijrah tersebut.

Di Madinah, Rosulullah Muhammad SAW selaku kaum Muhajirin atau pendatang diterima dengan baik oleh kaum Anshar, yang merupakan penduduk asli Madibah, umat muslim dari suku Aus dan Khazraj.. Bahkan kaum Anshar mendapat gelar “penolong”, karena berjasa besar menerima, melindungi, dan membantu perjuangan Nabi Muhammad SAW yang baru berhijrah dari Mekkah.

Terinspirasi dari kisah hijrahnya Rosulullah SAW, maka sepatutnya kita saat ini dapat meneladani sikap kaum Anshar dan Muhajirin di era modern, yaitu dengan tetap berpegang pada perilaku gotong-royong, tolong menolong, memiliki kepedulian sosial, peduli isu-isu lingkungan hidup, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

AZ berpendapat sikap generasi muda Indonesia pada momen tahun barus Islam ditengah gempuran krisis geopolitik saat ini, harus mampu melakukan hijrah digital, mengingat pemuda merupakan motor penggerak bangsa, sudah semestinya memiliki keberanian melakukan transformasi ruang siber sebagai wadah untuk membumikan nilai-nilai moderasi, toleransi dan literasi melawan ujaran kebencian dan berita bohong atau hoaks”.

Lebih lanjut kata AZ, gunakan waktu muda untuk terus berinovasi dan berkarya, mengubah kebiasaan melalui pemanfaatan waktu di dunia maya dengan aktivitas yang mampu mengasah skill untuk menciptakan ekonomi baru.

“Jadikan etika Islam sebagai pedoman bermedia sosial agar menjadi konten kreator yang menyebarkan konten inspiratif, edukatif, dan membawa kedamaian,” ujar AZ yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Komunikasi Lembaga Dakwah (FKLD) DKI Jakarta 

Di akhir keterangannya Haji Agoest Zakaria mengatakan bahwa dengan bermuhasabah dapat memaksimalkan pertumbuhan mental dalam mengelola emosi, lebih mengenali kelemahan diri dan mampu mengambil setiap keputusan secara bijak.

“Keberagaman Indonesia adalah warisan para pendiri bangsa yang harus kita rawat dan jaga. Tunjukkan wajah Islam yang rahmatan lil ‘alamin, inklusif, dan terbuka, sehingga dapat merangkul seluruh elemen bangsa dalam harmoni,” pungkasnya.

Secara terpisah, Ketua Umum PPM – LVRI Berto Izaak Doko menyampaikan ucapan selamat tahun baru Islam 1448 H/2026 M kepada seluruh umat Islam, diiringi harapan senoga di tahun baru ini bangsa Indonesia akan semakin lebih baik dalam upaya mensejahterakan masyarakatnya.

“Selamat tahun baru Islam 1448 H – 2026 M bagi saudaraku umat Islam dimanapun berada, mari kita sama-sama doakan dan iktiarkan semoga Bangsa Indonesia mampu melewati guncangan krisis geopolitik global sehingga dapat memenuhi cita-cita pendiri bangsa dengan tetap terjaganya kedaulatan NKRI menuju Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045,” ujar Berto.

REDAKSI – Editor: EP