
Ditulis oleh: Dra. Wiwin Erni Siti Nurlina, M.Hum selaku Pembentang Dalam Seminar Antar Bangsa Linguistik dan Pembudayaan Melayu XII bertempat di Universiti Putra Malaysia (UPM) pada 15 – 16 April 2026 *)
Seminar Antarabangsa Linguistik dan Pembudayaan Bahasa Melayu XII (SALPBM XII), yang diselenggarakan oleh Fakulti Bahasa Moden dan Komunikasi, Universiti Putra Malaysia (UPM), memiliki urgensi tinggi sebagai wadah ilmiah utama bagi pengkaji ilmu kebahasaan untuk memperkokoh landasan teoretis, mempertajam metodologi, dan memperluas aplikasi kajian linguistik—mencakup linguistik korpus, analisis wacana kritis, sosiolinguistik, psikolinguistik, dan linguistik terapan—dalam konteks empiris masyarakat Melayu dan Nusantara.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi validasi pendekatan analitis baru, pertukaran data korpus lintas negara, serta diskusi metodologis mengenai tantangan etis dan epistemologis dalam penelitian kebahasaan kontemporer. Dengan demikian, SALPBM XII bukan sekadar forum diseminasi hasil riset, melainkan platform strategis untuk memperkuat otonomi keilmuan linguistik, meningkatkan kualitas produksi akademik berbahasa Indonesia/Melayu, dan memastikan bahwa perkembangan ilmu kebahasaan tetap relevan, rigor, serta berkontribusi signifikan terhadap pemahaman ilmiah tentang dinamika bahasa sebagai sistem dan sebagai praktik sosial dalam peradaban bangsa.
Partisipasi dalam SALPBM XII) memiliki urgensi strategis bagi peneliti sebagai wadah akselerasi pengembangan akademik melalui publikasi book chapter bereputasi, perluasan jejaring kolaborasi internasional, serta memperoleh umpan balik konstruktif dari pakar untuk menyempurnakan kualitas riset berjudul sebelum disubmit ke jurnal ilmiah atau book chapter.

Seminar ini juga menjadi momentum penting untuk memperbarui wawasan metodologis dan teoretis terkait tema “Bahasa dan Peradaban Bangsa” yang sangat relevan dengan kajian kontemporer seperti konstruksi identitas, representasi ideologis, pola pikir dan dinamika kebahasaan di era digital, sekaligus memperkuat visibilitas dan profil akademik peneliti di kancah regional maupun global melalui interaksi langsung dengan komunitas ilmiah lintas negara di Universiti Putra Malaysia.
Dengan peran serta seorang peneliti menjadi pembentang pada seminar tersebut mendapatkan manfaat yang langsung diperolehberupa sertifikat partisipasi internasional, publikasi book chapter terindeks Scopus. Di sisi intangible, manfaat SALPBM XII jauh melampaui dimensi materi dan memberikan nilai strategis jangka panjang bagi pengembangan karier akademik. Peneliti memperoleh umpan balik konstruktif langsung dari pakar untuk menyempurnakan kualitas riset sebelum publikasi di jurnal bereputasi atau book chapter, membangun jejaring kolaborasi lintas negara yang dapat membuka peluang joint research, serta meningkatkan visibilitas akademik di kancah regional.

Selain itu, seminar ini menjadi ruang validasi metodologis untuk pendekatan seperti analisis wacana kritis atau linguistik korpus dalam konteks Melayu-Nusantara, serta sumber inspirasi untuk agenda riset baru yang relevan dengan tema “Bahasa dan Peradaban Bangsa”. Manfaat-manfaat ini, meski tidak terukur secara finansial, merupakan modal intelektual yang krusial untuk akselerasi produktivitas dan pengaruh akademik.
Dalam kaitannya dengan seminar tersebut, Wiwin Erni Siti Nurlina, periset BRIN ikut membentangkan makalah dengan judul “Variasi Leksikal Konsep Berpikir ‘Keinginan dan Kesanggupan’ dalam Masyarakat Jawa”. Judul tersebut sudah sesuai dengan tema dan subtema yang ditawarkan dalam seminar yang nantinya makalah tersebut akan diterbitkan dalam sebuahbook chapter.
*) Penulis adalah Peneliti Ahli Madya Pusat Riset BSK, OR Arbastra BRIN,





