Kadatangan 16 Juta Dosis Vaksin, Menambah Ketersediaan Pemerintah Dalam Pelaksanaan Program Vaksinasi COVID-19

305
Kedatangan vaksin COVID-19 tahap ke-7 di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (25/03/2021) (Foto: BPMI Setpres/Rusman/Setkab)
Waktu Baca : 2 minutes

TANHANANEWS.COM, Jakarta – Upaya pemerintah dalam pelaksanaan program vaksinasi massal terus dilakukan, dengan menambah ketersediaan vaksin. Sebanyak 16 juta dosis bahan baku vaksin Covid-19 produksi Sinovac tiba di Tanah Air, Kamis (25/3/2021), sebagaimana dilansir laman setkab.go.id

“Dengan adanya suplai tambahan vaksin yang baru pada hari ini, maka tentu pace dan kecepatan vaksin per hari akan terus kita tingkatkan, sehingga kita akan mencapai 181,5 juta vaksinasi yang akan kita jadikan target untuk memperoleh herd immunity atau imunitas komunal dalam waktu yang secepat-cepatnya,” ujar Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono  Harbuwono dalam keterangan persnya menyambut kedatangan vaksin tahap ke-7 ini di Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

Dante menambahkan, dalam upaya mempercepat vaksinasi pemerintah terus menggencarkan gelaran vaksinasi massal di berbagai daerah dengan menggandeng berbagai pihak. Pusat-pusat vaksinasi pun telah dibangun di berbagai tempat di Tanah Air.

Lihat Juga  Aspers Panglima TNI: Bintal Prajurit TNI Merupakan Motor Penggerak Sikap dan Perilaku Prajurit

“Mudah-mudahan dengan kedatangan [vaksin] hari ini kita akan memperoleh manfaat yang besar dan mendapatkan akselerasi proses vaksinasi di Indonesia secara cepat dan akan mencapai target-target yang kita harapkan secara maksimal,” ujarnya.

Dalam keterangan persnya, Wamenkes juga mengungkapkan, evaluasi terhadap pelaksanaan vaksinasi menunjukkan hasil yang menggembirakan. Capaian vaksinasi tenaga kesehatan yang sudah 100 persen, berimbas pada penurunan angka tenaga kesehatan yang terpapar COVID-19.

“Kemudian terjadi penurunan kasus aktif COVID-19 di semua daerah di Indonesia, dan penurunan BOR atau Bed Occupancy Ratio rumah sakit di seluruh rumah sakit vertikal yang kita evaluasi di Indonesia. Ini membuktikan bahwa [penerima] vaksin memperoleh manfaat yang besar dan mengurangi risiko terjadinya keparahan akibat COVID-19,” ujarnya.

Lihat Juga  Pangdam Jaya Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Timur

Saat ini imbuhnya, tengah dilakukan vaksinasi tahap kedua dengan sasaran kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) serta petugas dan pelayan publik di seluruh Indonesia.

“Presiden Joko Widodo kemarin menyaksikan vaksinasi massal di Kecamatan Kao, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, salah satu wilayah terpencil di Indonesia dengan jumlah penduduk sekitar 9.400 orang, dengan menargetkan setiap harinya ada 100 orang yang divaksin, mulai dari pelayanan publik, petani, pedagang pasar, dan kemudian tentu juga lansia,” ungkap Dante.

Wamenkes pun mengimbau masyarakat agar tidak ragu divaksin apabila gilirannya tiba karena pemerintah memprioritaskan vaksin yang benar-benar aman. Sementara bagi yang sudah divaksin, Dante mengingatkan agar tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

Lihat Juga  Pasca Aksi Teroris, Berto Minta PPM Bantu Aparat Ciptakan Suasana Aman ditengah Masyarakat Sambut Jumat Agung dan Paskah

“Bagi yang sudah divaksinasi jangan lupa untuk tetap menjalankan protokol [kesehatan] 3M karena hal ini sangat penting sekali. Bukan berarti vaksinasi ini akan membuat orang kebal sama sekali, tetapi butuh waktu untuk proses imun itu terbentuk di dalam tubuh,” ujarnya.  

(SETKAB/Redaksi)