Hindari Asap Kebakaran Hutan, Walikota Siberia Minta Warga Tinggal Dirumah

Kebakaran hutan di Siberia
Waktu Baca : < 1 minute

TANHANANEWS.COM, Jakarta — Asap kebakaran hutan menutupi kota Yakutsk di Siberia pada Minggu (18/7/2021) Walikota menyarankan warga untuk tinggal di rumah dan tidak membuka jendela saat wilayah tersebut memerangi kobaran api yang belum pernah terjadi sebelumnya, Kremlin menyebut akibat perubahan iklim.

“Saya menyarankan Anda untuk tetap berada di dalam rumah, mengikuti langkah-langkah keamanan dan menutup jendela dan pintu,” kata walikota Evgeny Grigoriev dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dilansir Reuters Minggu (18/7/2021).

“Saya menyarankan para manajer bisnis kota untuk mempertimbangkan membebaskan orang tua dan orang-orang dengan penyakit pernapasan kronis dari pekerjaan sampai kita menstabilkan kebakaran hutan bersama-sama,” lanjut Grigoriev.

Kebakaran mengoyak lahan hutan Rusia setiap tahun, tetapi menjadi lebih intens di musim-musim terakhir di tengah suhu yang luar biasa tinggi di tundra Siberia utara.

Asap dari 187 kebakaran hutan saat ini menutupi 51 daerah pemukiman di wilayah Yakutia Siberia, termasuk kota utamanya Yakutsk, kata kementerian darurat setempat dalam sebuah pernyataan. Lebih dari 2.270 petugas pemadam kebakaran bekerja di daerah tersebut.

Operasi di bandara lokal dan navigasi di dekat sungai Lena dihentikan pada Minggu, kantor berita Interfax melaporkan.

Sumber : Reuters