
TANHANANEWS.COM, JAKARTA — Peringatan Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh pada 14 Juni 2026 merupakan momen penting dalam mengapresiasi bagi pendonor darah sebagai “Pahlawan Kemanusiaan” yang telah secara sukarela menyumbangkan darahnya bagi menyelamatkan nyawa sesama manusia yang membutuhkan.
“Peran serta para pendonor menjadi sangat penting bagi sistem kesehatan di mana pun, dalam upaya mendukung pasien untuk kelangsungan hidupnya saat kondisi darurat, persalinan, operasi, pengobatan berbagai penyakit, dan perawatan seumur hidup. Kami PPM – LVRI menyebutnya sebagai “Pahlawan Kemanusiaan”, jelas Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) Berto Izaak Doko, S.H. dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, 13 Juni 2026 dalam menyambut peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026.
Berto menilai bahwa kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan setiap harinya belum memungkinkan tersedia di fasilitas-fasilitas kesehatan yang ada, tentunya sangat membutuhkan donor darah yang memiliki kepedulian untuk secara sukarela menyumbangkan darahnya.
“Kegiatan dorong darah menjadi sangat penting untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai kebutuhan pasokan darah yang aman dan berkelanjutan di seluruh belahan muka bumi”, kata Berto.
Berto juga menjelaskan bahwa PPM – LVRI selaku pewaris utama Pejuang Kemerdekaan RI, Pahlawan Nasional dan Veteran secara berkelanjutan telah melaksanaan kegiatabn donor darah saat memperingati HUT Pemuda Panca Marga di bulan Januari setiap tahunnya.
“PPM – LVRI memiliki tanggung jawab kolektif terinspirasi dari para pendiri bangsa yang telah secara sukarela berkorban jiwa dan raganya bagi kemerdekaan Indonesia. Bagi PPM – LVRI setiap donasi bukan sekadar tindakan medis saja, namun merupakan ekspresi kuat dari solidaritas dan kasih sayang”, ujarnya.
Peringatan tahunan yang diinisiasi oleh World Health Organization (WHO) pada peringatan tahun 2026 ini mengambil tema “Satu Tetes Kemanusiaan. Berikan Darah. Selamatkan Nyawa“, bahwa menyelamtkan nyawa sesama dengan menyumbangkan darahnya menempatkan sisi kemanusiaan di jantung setiap donor darah.
“Bahwa otoritas kesehatan memiliki tanggungjawab untuk memastikan ketersediaan dan keamanan pasokan darah bagi yang membutuhkabn, namun perlu juga dipahami bahwa fasilitas kesehatan sangat bergantung kepada peran serta masyarakat yang secara sukarela menyumbangkan darahnya,” kata Berto yang juga cucu Pahlawan Nasional asal NTT Izaak Huru Doko.
“Saya atas nama PPM – LVRI mengajak seluruh pengurus dan anggota PPM – LVRI serta masyarakat luas untuk menjadikan donor darah sebagai bentuk nyata kepedulian sosial. Selamat hari donor darah sedunia 2026, teruslah semangat untuk kepedulian kepada sesama,” pungkasnya.
REDAKSI – Editor: EP





