Sambut HUT ke-24 Kepri, PPM-LVRI: Berakar pada Sejarah, Melangkah ke Masa Depan

Waktu Baca : 3 minutes

Berlayar pagi menuju Penyengat.
Angin bertiup membawa harapan.
Dua puluh empat tahun Kepri semakin hebat.
Terus melangkah menuju kemajuan.

Laut dijaga, pulau dirawat.
Budaya Melayu jadi pegangan.
Dari Penyengat satukan semangat.
Kepri maju sepanjang zaman
.

TANHANANEWS.COM, JAKARTA — Ketua Umum Pemuda Panca Marga (PPM-LVRI), Berto Izaak Doko, S.H., menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dalam memperingati HUT ke-24 Provinsi Kepulauan Riau yang jatuh pada 24 September 2026, dengan mengambil tema “Dari Penyengat Menyatukan Semangat, Kepri Maju Berkelanjutan”, tagline “Berakar pada Sejarah, Melangkah ke Masa Depan”,

Berto menilai peringatan HUT Kepri kali ini mennadi momentum untuk melakukan refleksi atas perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat optimisme menghadapi tantangan masa depan.

“Kepri memiliki modal sejarah, budaya, geografis, sumber daya manusia, dan posisi strategis yang sangat besar. Tantangannya adalah bagaimana seluruh modal tersebut disatukan menjadi kekuatan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan berlangsung secara berkelanjutan,” ujar Berto dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 23 September 2026.

Menurutnya, Pulau Penyengat memiliki makna penting sebagai simbol sejarah, kebudayaan, intelektualitas, dan identitas masyarakat Melayu di Kepulauan Riau.

Karena itu, semangat yang lahir dari Penyengat harus diterjemahkan menjadi energi bersama untuk membangun Kepri yang maju, inklusif, berdaya saing, dan tetap berpijak pada jati dirinya.

Peluang Besar Kepri

Berto melihat Kepri memiliki sejumlah peluang strategis yang dapat menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Letaknya yang berada di jalur perdagangan dan pelayaran internasional, kedekatannya dengan pusat-pusat ekonomi kawasan, serta karakter wilayah kepulauan memberikan potensi besar di bidang maritim, perdagangan, pariwisata, perikanan, industri, ekonomi kreatif, investasi, dan ekonomi digital.

Namun, peluang tersebut menurutnya harus diikuti dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kepri tidak boleh hanya menjadi daerah yang memiliki posisi geografis strategis. Kepri harus mampu menjadikan posisi strategis itu sebagai keunggulan sumber daya manusia dan keunggulan ekonomi masyarakatnya. Anak-anak muda Kepri harus menjadi pelaku utama, bukan hanya penonton, dari proses pembangunan tersebut,” katanya.

Berto, yang pernah dipercaya sebagai Ketua KNPI Provinsi Kepulauan Riau, menilai pengalaman dalam dunia kepemudaan memberikan pelajaran bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilepaskan dari keterlibatan generasi muda.

Menurutnya, pemuda Kepri harus mendapatkan ruang yang lebih luas untuk berinovasi, berwirausaha, berkarya, serta terlibat dalam proses pembangunan dan pengambilan keputusan yang berkaitan dengan masa depan daerah.

“Kepri membutuhkan generasi muda yang memiliki kompetensi, karakter, wawasan kebangsaan, sekaligus keberanian untuk mengambil peran,” tegasnya.

Harapan: Kemajuan yang Tetap Berakar pada Sejarah

Berto berharap momentum HUT ke-24menjadi kesempatan untuk memperkuat keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian identitas daerah.

Kemajuan, menurutnya, tidak semata-mata diukur dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan menjaga kebudayaan, sejarah, lingkungan, serta membangun kualitas kehidupan masyarakat.

“Kita ingin Kepri maju, tetapi tidak kehilangan akar. Kita ingin modern, tetapi tidak tercerabut dari sejarah. Kita ingin terbuka terhadap dunia, tetapi tetap memiliki karakter dan identitas sebagai masyarakat Kepulauan Riau dan bagian utuh dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkapnya.

Ia juga berharap pembangunan antarpulau semakin memperhatikan aspek pemerataan. Karakter geografis Kepri sebagai provinsi kepulauan membutuhkan kebijakan yang mampu menjawab persoalan konektivitas, akses pendidikan dan kesehatan, infrastruktur, serta kesempatan ekonomi bagi masyarakat yang berada di pulau-pulau.

Tantangan yang Harus Dijawab Bersama

Di sisi lain, Berto mengingatkan bahwa Kepri masih menghadapi berbagai tantangan. Di antaranya adalah bagaimana memperkuat konektivitas antarpulau, menciptakan lapangan kerja, menjaga lingkungan pesisir dan laut, meningkatkan daya saing ekonomi daerah, serta memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata.

“Tantangan Kepri ke depan tidak sederhana. Karena itu, dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, tokoh adat dan budaya, serta seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Sebagai Ketua Umum PPM-LVRI, Berto juga menekankan pentingnya semangat kebangsaan dan kesinambungan nilai perjuangan para pendahulu dalam menghadapi perubahan zaman.

Menurutnya, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan nilai-nilai perjuangan dalam bentuk yang sesuai dengan tantangan masa kini: membangun daerah, menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial, dan menghadirkan kemajuan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Para pejuang telah memberikan fondasi bagi kita untuk berdiri sebagai bangsa yang merdeka. Tugas generasi hari ini adalah mengisi kemerdekaan dengan pembangunan, persatuan, kerja keras, inovasi, dan keberpihakan pada kepentingan masyarakat. Itulah cara kita menghormati sejarah sekaligus menyiapkan masa depan,” kata Berto.

Menyatukan Semangat untuk Kepri

Berto mengajak seluruh masyarakat Kepri menjadikan HUT ke-24 sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan mengurangi sekat-sekat yang dapat menghambat pembangunan.

“Dari Penyengat kita belajar bahwa sejarah dapat menjadi sumber inspirasi dan persatuan. Dari Kepri hari ini kita belajar bahwa masa depan hanya dapat dibangun dengan kerja bersama. Mari kita satukan semangat, satukan langkah, dan satukan komitmen untuk Kepri yang maju dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Atas nama PPM-LVRI, Berto Izaak Doko menyampaikan Selamat Hari Ulang Tahun ke-24 Provinsi Kepulauan Riau.

Ke Pulau Penyengat membawa selasih,
Menyusuri laut dengan perahu.
Dua puluh empat tahun Kepri penuh kasih,
Bersatu melangkah membangun negeri nan maju.

REDAKSI – EDITOR: EP