BINJAI, SUMATERA UTARA – Sebanyak 932 atlet dari 63 klub atau dojang mengikuti Yudha Putra Taekwondo Championship 2026 di GOR Binjai, Jalan Jambi, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai, Sumatera Utara, pada 23–25 Oktober 2026. Kejuaraan ini digelar untuk memperebutkan Trofi Dansat Siber TNI sekaligus membina dan menjaring atlet taekwondo berprestasi yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Kejuaraan tersebut diselenggarakan Dojang Tiger Sumatera Binjai bersama Pengurus Kota (Pengkot) Taekwondo Indonesia (TI) Binjai dan Pengurus Provinsi (Pengprov) TI Sumatera Utara. Pembukaan resmi berlangsung pada Sabtu (24/10/2026) dan dihadiri unsur pemerintah, TNI, organisasi olahraga, pengurus Taekwondo Indonesia, tokoh organisasi, serta tamu undangan lainnya.
Ketua Panitia, Jefry E. Sebayang, mengatakan para peserta berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara dan wilayah sekitarnya. Menurutnya, kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang menguji kemampuan teknik dan mental bertanding, tetapi juga memberikan pengalaman kompetisi bagi atlet sekaligus membuka peluang penjaringan bibit potensial.
“Melalui kompetisi yang terarah, para atlet diharapkan memperoleh pengalaman bertanding dan meningkatkan kemampuan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi,” ujar Jefry.
Dorong Pembinaan dan Karakter Atlet
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM-LVRI) sekaligus Komandan Korps Yudha Putra, Berto Izaak Doko, S.H., menyampaikan apresiasi kepada Dansat Siber TNI Brigjen TNI Juinta Omboh Sembiring atas dukungan terhadap kejuaraan tersebut, termasuk kesediaannya menandatangani sertifikat kejuaraan.
Berto juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran pengurus Taekwondo Indonesia, panitia penyelenggara, pemerintah, seluruh dojang, dan para atlet yang telah berpartisipasi.
Ia menjelaskan, dirinya dipercaya menjadi Pembina Dojang Tiger Sumatera Binjai sekitar dua tahun lalu atas permintaan Jefry E. Sebayang. Kepercayaan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pembinaan generasi muda melalui olahraga dan penanaman nilai-nilai kedisiplinan.
Dalam pesannya kepada para atlet, Berto menegaskan bahwa kemenangan merupakan tujuan dalam setiap pertandingan. Namun, keberhasilan atlet tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir, melainkan juga oleh kemampuan menjaga sportivitas, disiplin, dan sikap saling menghormati.
“Setiap atlet tentu berjuang untuk meraih kemenangan. Namun, ada hal yang tidak kalah penting, yaitu menjunjung tinggi sportivitas dan disiplin. Juara sejati bukan hanya mereka yang mampu memenangkan pertandingan, tetapi juga mereka yang mampu menjaga sportivitas dan disiplin dalam setiap keadaan,” katanya.
Berto berharap kerja sama antara Taekwondo Indonesia dan Lembaga Yudha Putra terus berlanjut dan dikembangkan. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memperkuat pembinaan olahraga, membangun karakter generasi muda, serta membuka lebih banyak kesempatan bagi atlet dalam mengembangkan potensi dan prestasi.
Dalam rangkaian pembukaan, Berto secara resmi membuka kejuaraan dengan mengucapkan basmalah. Ia berharap seluruh pertandingan berlangsung lancar, tertib, dan sukses.
Libatkan Pelaku UMKM
Selain pertandingan taekwondo, panitia menyediakan puluhan stan kuliner bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya menggerakkan perekonomian masyarakat melalui aktivitas usaha lokal selama kejuaraan berlangsung.
Para pelaku UMKM diharapkan dapat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperkenalkan produk, memperluas jangkauan konsumen, dan meningkatkan pendapatan.
Pembukaan kejuaraan turut dihadiri Ketua Umum KONI Sumatera Utara Kolonel (Purn.) H. Hatunggal Siregar, Ketua Pengprov TI Sumatera Utara H. Hamdani Syahputra, S.Sos., Ketua Umum PP PPM-LVRI Berto Izaak Doko, S.H., serta Dandim 0203/Langkat Letkol Inf Medwin Sangkakala, S.Sos., M.Han.
Hadir pula Kepala BNNK Binjai Ucok Ferry, M.H., Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Binjai H. Iwan Setiawan, S.E., M.Pd., Ketua KONI Kota Binjai beserta jajaran, serta pengurus Taekwondo Indonesia Kota Binjai.
REDAKSI






