PPM-LVRI Aceh: Awali Ketangguhan Hadapi Bencana dari Keluarga

Waktu Baca : 2 minutes

TAHNANANEWS.COM, JAKARTA – Pada peringatan “Day for Disaster Risk Reduction” atau “Hari Internasional untuk Pengurangan Risiko Bencana”, 13 Oktober 2026, Ketua PD PPM-LVRI Provinsi Aceh, Ismarissika, mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana yang dimulai dari keluarga dan lingkungan rumah.

“Ketangguhan menghadapi bencana harus dibangun mulai dari rumah. Setiap keluarga perlu memiliki pengetahuan, rencana, dan kesiapan untuk menghadapi berbagai kemungkinan bencana,” ujar Ismarissika, dalam keterangannya, 12 Oktober 2026 (malam). 

Ia pun menegaskan pada peringatan yang mengusung tema “Resilience Starts at Home” atau “Ketangguhan Dimulai dari Rumah”, menyampaikan pesan bahwa pengurangan risiko bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan petugas penyelamat, tetapi juga merupakan tanggung jawab setiap keluarga dan seluruh elemen masyarakat.

“Langkah-langkah sederhana seperti menyusun rencana evakuasi keluarga, mengenali jalur penyelamatan, menyiapkan tas siaga bencana, menyimpan nomor-nomor darurat, serta memastikan seluruh anggota keluarga memahami tindakan yang harus dilakukan saat bencana terjadi merupakan bagian penting dalam membangun budaya sadar bencana,” jelas Ismarissiska. 

Ismarissika juga menekankan pentingnya memberikan edukasi kebencanaan kepada anak-anak, memperhatikan kebutuhan lansia dan penyandang disabilitas, serta membangun kepedulian terhadap tetangga. 

“Solidaritas dan kerja sama di tingkat lingkungan akan sanggat membantu mempercepat proses penyelamatan dan pemulihan ketika bencana terjadi,” katanya. 

Menurutnya, Provinsi Aceh memiliki potensi menghadapi berbagai jenis bencana, seperti gempa bumi, tsunami, banjir, tanah longsor, dan bencana lainnya. Oleh karena itu, kesiapsiagaan perlu menjadi kebiasaan sehari-hari, bukan hanya dilakukan ketika bencana telah terjadi.

Ia menambahkan, rumah yang aman, keluarga yang terlatih, dan lingkungan yang saling peduli merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang tangguh.

Ismarissika juga mengatakan “PPM-LVRI Provinsi Aceh sebagai bagian dari komponen masyarakat yang memiliki semangat pengabdian dan kepedulian sosial, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong, meningkatkan kewaspadaan, serta menumbuhkan kesadaran bahwa kesiapsiagaan merupakan langkah awal dalam melindungi keselamatan bersama”.

“Ketangguhan tidak selalu dimulai dari langkah besar. Ketangguhan tumbuh dari kesadaran, pengetahuan, persiapan, dan tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten. Ketika setiap rumah siap dan setiap keluarga peduli, kita sedang membangun pertahanan pertama bagi keselamatan bersama,” pungkasnya.

REDAKSI